#11 #dirumahaja


Haiii kalian semua, apa kabarnya hari ini? Baikkah? Sehatkah? Kebetulan ini postingan pertama saya ya di tahun 2020 ini, setelah tenggelam hampir 3 bulan.

Akhir-akhir ini kondisi sedang gak baik ya? Bukan cuma di Indonesia aja, bahkan di seluruh dunia. Karena wabah virus corona yang meraja hampir di seluruh negara. Gak heran, banyak adanya perubahan dan kekacauan dari segi apa pun.

Saya sangat merasakan dan mungkin kalian juga merasakan. Betapa bosannya, jenuhnya, pusingnya, takutnya, dan hal lainnya karena berita tentang virus corona yang muncul di berbagai media yang gak perlu saya sebutkan lagi satu-satu. Gak ada jeda. Terus berada di panggung media. Gak heran juga, kalau banyak yang merasa stres dengan hal ini.

Mungkin sudah banyak yang menulis ini. Saya bukan cuma mau ikut-ikutan. Hanya sekedar membantu mengingatkan dan menggemakan hal ini. Hal yang masih aja dianggap sepele oleh banyak kalangan. Entah karena kurangnya pemahaman atau emang bodo amat.

Rasanya kesal dan sedih, masih banyak warga terutama di Indonesia, yang masih dengan santainya berpikir dan menganggap virus ini sesuatu hal yang biasa aja. Walaupun WHO sudah menetapkan virus corona sebagai pandemi dan pemerintah pusat sudah menetapkan wabah ini sebagai bencana nasional, ternyata masih banyak yang gak peduli.

Tidak, saya tidak menyalahkan untuk beberapa orang yang masih harus pergi bekerja di saat situasi seperti ini atau pun lainnya yang punya kepentingan mendesak. Bukan begitu. Mungkin memang, pekerjaan atau kepentingan yang dilakukannya tidak bisa ditinggalkan walaupun dalam kondisi genting ini. Untuk yang bekerja di bagian operasional dan berhubungan langsung dengan customer tentu tidak mudah untuk dihentikan, mungkin hanya bisa dikurangi.

Tapi kalian harus tau, ternyata masih banyak orang-orang yang pergi keluar rumah hanya untuk sekedar makan-makan di resto, nongkrong-nongkrong di cafe, belanja di mall, kumpul-kumpul untuk reuni atau arisan, dan lainnya. Mereka tidak mengindahkan himbauan pemerintah dan protokol kesehatan yang sudah digaungkan. Mereka tidak sadar kalau hal tersebut membahayakan.

Sedihnya, masih ada aja yang bilang kalau hidup dan mati seseorang sudah ditentukan Tuhan. Ada yang bilang tidak perlu takut dengan virus corona karena termasuk ciptaan Tuhan.

Tapi ini bukan lagi persoalan takut atau tidak takut, juga bukan soal mati atau tidak mati. Memang benar kalau mati sudah ditentukan Tuhan kapan waktunya kita mati, tapi bukankah kita harus saling menjaga antar sesama manusia? Apakah salah jika saling memberi rasa aman? Memang benar virus corona itu ciptaan Tuhan, lalu apa? Apakah kamu juga berani dengan hewan-hewan buas seperti ular, harimau, atau lainnya? Toh, mereka juga ciptaan Tuhan.

Ada juga yang pasrah dan berpikir, "Kita gak bakal ketularan kalau takdirnya emang gak ketularan". Baiklah, tapi apa yang harus kita lakukan sebelum berpasrah diri kepada Tuhan? Kita seharusnya ikhtiar dan berdoa dulu, baru kemudian berpasrah diri. Jadi, jangan dibalik urutannya. Karena yang diabaikan adalah hal-hal yang berkaitan dengan ikhtiarnya.

Lalu ketika diabaikan begitu efeknya apa? Meningkatnya jumlah kasus (positif, PDP, dan ODP) dan yang meninggal perhari, tenaga medis yang kelelahan dan kewalahan, meningkatnya harga pangan dan APD, dan masih banyak lagi.

Tidakkah kamu memikirkan apa-apa yang telah diusahakan oleh tenaga medis kita ? Dengan alat pelindung diri yang terbatas, efek dari meningkatnya harga APD akibat orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sangat kelelahan dengan jumlah personil yang terbatas, tetapi jumlah kasus yang kian meningkat. Meninggalkan keluarganya dan mengambil resiko dirinya juga mungkin terinfeksi, demi memberikan bantuan medis kepada para pasiennya. Apakah kamu bisa menggantikan waktu, tenaga, pikiran, dan pengorbanan mereka ? Kalau tidak, tolong pahami ini. Jangan sia-siakan apa yang sudah mereka berikan kepada kita semua. Dengan begitu, apa yang mereka perbuat terasa berharga olehnya.

Memang bukan dalam waktu yang singkat. Tapi, please pikirkan dan renungkan lagi kalau kalian masih mau mengabaikan himbauan ini. Karena penyebaran virus corona sangat cepat dan mudah. Siapa pun bisa terinfeksi dalam situasi apa pun dan tidak ada yang bisa menjamin apa-apa. Jadi tolong dengan sangat, untuk kebaikan bersama tetap #dirumahaja sementara ini, sampai kondisi kembali pulih. Karena dengan begitu, kamu telah membantu Indonesia untuk melawan wabah virus corona.

Semoga wabah ini cepat berlalu. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

* Postingan ini saya dedikasikan untuk para tenaga medis di Indonesia yang sangat luar biasa. Semoga apa yang kalian lakukan menjadi amal kebaikan yang selalu kalian bawa.

** Feel free to share this post on your social media

***

Sekian. See you~
Have a nice day ☀
Stay safe and healthy everyone

Comments

My Friends

Total Views